PEMILIHAN BAHAN
DALAM PENGECATAN
Tidak bisa di pungkiri, dengan menggunakan bahan berkwalitas tentu lebih berpengaruh dengan harga yang harus di keluarkan. Mungkin hal ini hanya akan menjadi catatan bagi kami sebagai pekerja di lapangan yang bersinggungan langsung dengan bahan yang di pakai pada saat service.
Primer ( untuk pelat/logam, plastik, dan kaca ).
Beragam merek dan harga yang kita jumpai di pasaran, contoh, untuk merek Penta, mengeluarkan primer epoxy dan primer plastik, dengan harga terjangkau. Daya rekat bagus dengan cara menggosok permukaan dengan besi (untuk primer poxy) tidak terkelupas dengan mudah. Untuk primer plastik, pengetesan di lakukan pada pengecatan jok sepeda motor. ( dalam 2 minggu ) dengan pemakaian harian rutin, permukaan yang terkelupas terjadi di daerah yang benar2 menerima beban , terutama pada bagian jok yang benar2 terlipat pada saat di duduki. Untuk daerah yang hanya ter deformasi karena beban, tidak menunjukkan gejala patah, walau sudah mencapai waktu pakai 3 bulan dan setiap hari dalam keadaan di jemur. Bila dibandingkan dengan produk sejenis dari merek steel gloss, memang daya rekat yang di hasilkan lebih baik, tanpa pengetesan saja, sudah dapat di lihat dari kekentalan bahan dan daya rekat bahan pada waktu kering di tangan. Masalahnya hanya harga yang di tawarkan 2 kali lipat harga produk ekonomis, belum lagi bahan import seperti space hacker, yang menawarkan harga lebih mahal dari produk dalam negeri yang telah di sebutkan tadi.
Kesimpulan : " pilihan tetap berada di tangan bengkel, ketahanan bahan memang berbeda, cuma kadang kala, kita harus melihat dengan jelas kemampuan harga jual yang mampu kita minta pada konsumen. berhubung kepercayaan konsumen soal harga hanya berpihak pada bengkel2 besar dan terkenal. terlebih lagi, pemilihan Poxy Primer, poxy surfacer, dempul, etching primer, tidak bisa di lihat langsung tampilannya oleh konsumen, paling cepat mereka bisa merasakan efeknya setelah 3 bulan. Lebih bijaksana bila kita jelaskan dengan pelan2 permasalahan painting, agar mereka mengerti, dan tidak menuntut balik di kemudian hari. "
Cat dan Clear Coat
Banyak dari kita (pekerja bengkel) memilih menggunakan clear coat yang baik, dari pada memilih base coat yang ber kwalitas. Saya mengakui, ini adalah cara yang paling evektif untuk berhemat dan hasil kelihatan bagus di mata konsumen. Tapi ada baiknya kita tidak memukul rata perbaikan service dengan cara ini. Untuk kendaraan yang mahal / baru, atau kendaraan yang pernah mendapat service yang baik sebelumnya, sebaiknya kita jangan memakai hal berhemat seperti di atas. Untuk jangka pendek, memang mereka tidak bisa membedakan hasilnya. Walau jenis cat ekonomis tidak mudah berubah warna atau mengelupas, ternyata permukaannya bisa meyusut, dan mengakibatkan penyusutan juga pada lapisan clear coat di atasnya, sehingga kelihatan agak sedikit buram. Oke..., kita bisa papas permukaan clear coat, dan polishing. Tapi, konsumen tidak mengerti masalah ini. Asumsi mereka, kita Jelek, tidak pro...., hasil tidak awet. coba bayangkan, bila mereka mengeluh kebengkel besar dan ini biasanya terjadi, mereka ketiban rejeki nomplok, bila service kita sebelumnya sudah teliti memakai butiran warna pearl, warna tampak samping dan tegak lurus sudah baik, sambungan clear coat mantap...... mereka tinggal papas dan polishing, dan menjanjikan besok pagi selesai..... ( mereka menjadi pahlawannya) kerja tidak sampai 2 jam...
Kerja berat dan ketelitian sebelumnya Jadi Sia - sia Kawan.....